19.4 C
Indonesia
Tuesday, September 28, 2021

Kesabaran Ummu Sulaim

Kesabaran Ummu Sulaim

LDIIKediri.com – Ummu Sulaim adalah wanita yang cantik, cerdas dan berakhlak mulia yang hidup pada zaman Rasulullah SAW. Rumaisha’ Ummu sulaim binti Malhan bin Khalid adalah nama lengkap Ummu Sulaim.

Ummu sulaim memilih beriman kepada Allah, mencari ridha Allah meninggalkan penyembahan  berhala tatkala mendengar Rasulullah berdakwah mengenai islam dan mengetahui bahwa dakwah Rasul bertujuan meg-Esakan Allah, mengajarkan tentang akhlak yang baik. Keimanan Ummu Sulaim bukan sekedar lisan belaka, keimanan yang membuahkan amal shalih/amal kebajikan, seperti akhlak yang harus di taati, amanah yang harus di sampaikan kepada orang yang bersangkutan.

Keimanan Ummu Sulaim teruji ketika ia ditinggal mati anaknya. Ia begitu sabar menghadapi cobaan tersebut sebagaimana di kisahkan dikhadist imam muslim.

Ketika Abu tholhah keluar menjalakan urusan sabilillah, dia meninggalkan putranya dalam keadaan sakit di rumah. Lalu putranya meninggal. Ummu Sulaim berkata pada keluarganya “jangan kalian beri tahu Abu Tholhah, sehingga aku yang memberitahunya”. Ketika Abu Tholhah kembali, ia berkat “apa yang diperbuat putraku?” Ummu Sulaim menjawab “dia sekarang dalam keadaan tenang.” Kemudian Ummu Sulaim mengeluarkan makan malam untuk Abu Tholhah, Abu Tholhah pun menyantap makanan itu. Kemudian Ummu sulaim berdandan cantik yang mana sebelumnya tidak pernah berdandan secantik itu. Lalu Abu Tholhah menyetubuhi Ummu Suliam.

Ummu Sulaim bertanya pada suaminya atau Abu Tholhah tatkala tiba pagi hari “Bagaimana menurutmu jika ada suatu kaum meminjamkan sesuatu kepada keluarganya, lalu mereka meminta kembali pinjaman tersebut, apakah tidak diperbolehkan mengambil kembali?” Abu Tholhah menjawab “tidak (boleh mengambil kembali)”. Kemudian Ummu Sulaim berkata “putramu telah meninnggal bersabarlah dan mencarilah pahala”. Abu Tholhah marah seraya berkata “kamu membiarkan aku mengetahui kematian putraku hingga aku berlumuran janabah, lalu engkau mengabari aku tentang kematian putraku” lalu Abu Tholhah bergegas menjumpai rasulullah SAW dan mengkabarkan kejadian tersebut yaitu perbuatan Ummu Sulaim.

Rasulullah bertanya “Apakah seperti malam pertama? Abu tholhah menjawab “iya”. Lalu Rasulullah SAW berdo’a “barokah Allah untuk kalian berdua dalam malam kalian”. Akhirnya Ummu Sulaim pun hamil kembali, selang beberapa bulan lahirlah seorang  anak laki-laki yang diberi nama Anas. Anas tumbuh menjadi pelayan Rasulullah dan dia tidak menyia-nyiakan waktu kebersamaan dengan Rasulullah untuk menuntut ilmu terbukti banyaknya hadist yang diriwayatkan oleh Anas dan menjadi orang yang kaya raya, semuanya berkat upaya Ummu Sulaim memintakan do’a barokah Nabi Muhammad SAW.

Kisah kesabaran Ummu Sulaim hendaknya menjadikan pelajaran untuk seseorang yang menyatakan iman kepada Allah, hari akhir, qodar baik dan buruk. karena kesabaran Ummu sulaim demikian adalah buah dari keimanan, keyakian akan Allah mah Esa. Ketika bersabar, iklas dan mengharap ganti yang barokah, maka kebaikanlah yang akan dia peroleh.

Latest news

- Advertisement -spot_img

Related news

- Advertisement -spot_img