25.4 C
Indonesia
Monday, September 27, 2021

Hikmah Metamorfosis Kupu – Kupu

Hikmah Metamorfosis Kupu – Kupu

LDIIKediri.com – Semua orang senang melihat kupu-kupu karena keindahannya. Bahkan keindahan kupu-kupu menjadikan sebagian orang ingin memeliharanya. Perlu diketahui ternyata kupu-kupu terlahir tidak langsung cantik. Kupu-kupu bermula dari hewan yang  mungkin tidak terlalu disukai yaitu ulat. Proses perubahan bentuk fisik pada hewan disebut dengan metamorfosis.

Terdapat beberapa tahapan terjadi pada kupu-kupu seperti telur menetas  menjadi larva,  tahapan ini biasanya disebut ulat. kemudian tahapan selanjutnya menjadi pupa (kepompong) pada tahapan ini terjadi transformasi yang sangat luar biasa, jaringan, anggota badan dan organ ulat semuanya berubah. lalu berubah jadi imago atau dewasa. Kupu-kupu merupakan hewan yang mengalami metamorfosis sempurna. Hewan yang mengalami metamorfosis sempurna memiliki ciri tertentu yaitu terdapat perbedaan yang sangat mencolok antara tahapan pupa dan tahapan imigo.

Allah lah yang menciptakan kejadian tersebut. Setiap tahapan-tahapan kupu-kupu pasti ada tujuan. Allah memberikan akal kepada manusia. Manusia  yang berakal hendaknya selalu mempergunakan akalnya untuk bertafakur. Allah Swt berfirman :

Artinya : “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat ayat-ayat kebesaran Allah bagi orang-orang yang berakal.” (QS Ali Imran [3] : 190).

Ayat di atas menerangkan tentang bertafakur mempergunakan akalnya, mereka membuka pikirannya untuk menerima tanda-tanda kebesaran Allah SWT.

Metamorfosis kupu-kupu merupakan pelajaran yang sangat berharga untuk manusia yang menginginkan perubahan pada dirinya. Perubahan yang lebih baik dari sebelumnya, perubahan yang buruk menjadi baik, yang baik jauh menjadi lebih baik lagi. Tentunya perubahan itu membutuhkan proses sebagaiman kupu-kupu tadi, tidak ada yang instan.

Rintangan, cobaan pasti akan di jumpai dalam proses menuju perubahan kebaikan tersebut. seperti cacian, menjadi bahan omongan orang-orang disekitarnya dan lain sebagainya, sebagaimana kupu-kupu yang masih menjadi ulat. Bahkan rintangan menjadikan sampai dia harus mengasingkan diri, merenung dalam kesendirian seperti kupu-kupu yang harus menjadi kepompong terlebih dahulu agar bertahan dari segala macam cuaca dan ancaman. Tetaplah fokus pada tujuan akhir yaitu berubah menjadi jauh lebih baik sebagaimana kupu-kupu yang indah menghisap madu bunga (nektar/sari kembang).

Kehidupan adalah proses metamorfosis menjadi lebih baik dari sebelumnya. Cobaan, rintangan pasti ada dan yakinlah, ketika telah menjadi baik akan banyak memberikan manfaat pada semua orang.

Latest news

- Advertisement -spot_img

Related news

- Advertisement -spot_img