LDII Kediri, (22/10). Bertepatan dengan Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10), Pengurus Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, menggelar rangkaian kunjungan silaturahmi dengan jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Wates. Kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi antara ormas Islam dan pemerintah setempat.
Dalam agenda tersebut, Ketua PC LDII Kecamatan Wates, Arif Ridwan, menyambangi Kantor Kecamatan Wates dan diterima langsung oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Wates, Mariana.
Arif Ridwan menegaskan komitmen LDII untuk senantiasa mendukung pemerintah yang sah. Hal ini selaras dengan slogan yang diusung dalam Rakernas LDII, yakni “LDII untuk Bangsa”.
“Sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas organisasi, LDII secara rutin melaporkan seluruh kegiatan organisasi setiap dua bulan sekali kepada pemerintah melalui Majalah Nuansa,” ujar Arif.
Sekcam Wates, Mariana, menyambut hangat inisiatif silaturahmi dan keterbukaan yang ditunjukkan oleh LDII Wates. Pihaknya mengapresiasi kontribusi LDII dan berharap organisasi ini dapat terus berkembang serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami mendoakan agar LDII semakin sukses dan solid. Ke depannya, jika ada program-program pemerintah yang melibatkan ormas, kami siap menggandeng LDII untuk berjalan bersama,” ungkap Mariana.
Usai dari Kantor Kecamatan, rangkaian silaturahmi dilanjutkan ke Kantor KUA Kecamatan Wates. Kedatangan pengurus LDII disambut baik oleh Kepala KUA Kecamatan Wates, Sutrisno.
Sutrisno menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan membantu kelancaran pengurusan administrasi keagamaan warga LDII, termasuk penerbitan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) bagi masjid maupun musala yang berafiliasi dengan LDII di wilayah Kecamatan Wates.
Melalui momentum Hari Santri Nasional ini, sinergi antara LDII, jajaran Kecamatan, dan KUA Wates diharapkan dapat terus terjalin erat demi terciptanya kondusivitas serta kemajuan keagamaan dan pembangunan di Kabupaten Kediri.



