LDII Kediri (25/10). Menindaklanjuti undangan resmi dari Panitia Hari Santri Nasional Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Ngadiluwih, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Ngadiluwih turut serta secara aktif dan berpartisipasi khidmat dalam kegiatan Apel Hari Santri Nasional 2026.
Kegiatan yang mengusung semangaldiit kebangsaan ini diselenggarakan pada Ahad, 25 Oktober 2026, bertempat di Lapangan Desa Ngadiluwih mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai.
Kehadiran Ketua PC LDII Ngadiluwih dalam agenda tersebut merupakan wujud nyata komitmen organisasi dalam merajut ukhuwah islamiyah dan wathaniyah, sekaligus mendukung program pembinaan umat yang selaras dengan pemerintah serta ormas Islam di tingkat kecamatan.
Kehadiran Tokoh Lintas Sektoral dan Pimpinan Ormas
Apel akbar ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting dan tokoh masyarakat setempat. Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkompincam) Ngadiluwih yang hadir meliputi Kepala KUA Ngadiluwih, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Ngadiluwih, serta unsur pimpinan kecamatan lainnya.
Selain itu, hadir pula jajaran pengurus MWC NU Ngadiluwih. Dari unsur LDII, hadir secara langsung Ketua PC LDII Ngadiluwih, H. Iman Huda P., A.Md., yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh khidmat berdampingan langsung dengan para santri, alim ulama, dan masyarakat sekitar.
Pesan Utama: Santri Melek Teknologi dan Bijak Berdakwah di Medsos
Dalam amanat dan arahannya, Ketua MWC NU Ngadiluwih, H. Khoirul Anwar, menekankan pentingnya adaptasi santri terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar tradisi keilmuan pesantren.
“Santri tidak hanya boleh menguasai kitab kuning, tetapi juga harus mempelajari teknologi yang ada saat ini. Dakwah sekarang bukan hanya di lapangan, tetapi di media sosial kita harus rajin dan aktif,” pesan H. Khoirul Anwar di hadapan para peserta apel.
Pesan ini menggarisbawahi bahwa era digital menuntut para santri dan generasi muda Islam untuk mengambil peran strategis sebagai agen penebar kebaikan di ruang-ruang digital, guna mengimbangi arus informasi dengan konten-konten yang mendidik dan mencerahkan.
Menanggapi pesan tersebut, Ketua PC LDII Ngadiluwih,Iman Huda, menyambut baik dan memberikan pandangan yang sejalan. Pihaknya menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus selalu dibarengi dengan fondasi moral dan keagamaan yang kuat agar membawa kemaslahatan.



