LDII Kediri, (20/1). Suara lantunan adzan menggema dari panggung utama, memecah keheningan pagi di kawasan Ringinrejo. Di sudut lain, puluhan anak tampak serius menorehkan warna pada lembar gambar, sementara peserta lainnya melantunkan hafalan Al-Qur’an dengan penuh percaya diri. Suasana penuh semangat itu mewarnai gelaran Festival Generus LDII dan Bazar Kreatif yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang (PC) LDII Kecamatan Ringinrejo di Desa Batuaji, Kabupaten Kediri.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari tersebut dihadiri oleh Ketua PC LDII Kecamatan Ringinrejo, Warni Abidin Nasrulloh, beserta jajaran tokoh masyarakat setempat. Ratusan generasi penerus mulai dari usia PAUD, sekolah dasar, hingga usia mandiri turut ambil bagian dalam ajang Festival Generus LDII ini.
Acara tahunan Festival Generus LDII ini dirancang tidak sekadar sebagai ajang perlombaan, melainkan menjadi ruang strategis untuk belajar dan bertumbuh bagi generasi muda. Berbagai kompetisi mulai dari adzan, dai cilik, mewarnai, hingga tahfidz Al-Qur’an digelar untuk mengasah keberanian, kompetensi, sekaligus memperkokoh nilai-nilai spiritual keagamaan sejak dini.
Selain perlombaan, kehadiran Bazar Kreatif yang dimotori oleh pemuda-pemudi setempat turut menjadi daya tarik utama. Keberhasilan pelaksanaan Festival Generus LDII yang disandingkan dengan bazar ini membuktikan bahwa kreativitas ekonomi dan kemandirian dapat tumbuh beriringan dengan pembinaan karakter yang berkelanjutan.
Bagi organisasi, membangun generasi muda yang tangguh tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan formal. Melalui program Festival Generus LDII ini, PC LDII Ringinrejo berupaya menghadirkan model pembinaan yang menyenangkan namun tetap bermakna. Setiap kompetisi diarahkan untuk melatih kedisiplinan, sportivitas, kepemimpinan, dan rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan zaman.
Ajang Festival Generus LDII ini juga menjadi wadah efektif untuk mempererat silaturahmi lintas generasi. Melalui momentum ini, komitmen untuk mencetak generasi yang religius, berakhlakul karimah, dan profesional dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat demi kemajuan bangsa.


