LDII Kediri, (14/12). Warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Pimpinan Cabang (PC) Kecamatan Purwoasri mengikuti pengajian umum yang digelar di Aula Baitul Ala, Desa Mojokerep, pada Minggu (14/12). Kegiatan tersebut dihadiri warga LDII dari Kecamatan Purwoasri serta sebagian dari Kecamatan Kunjang, Plemahan, dan Papar.
Pengajian umum ini merupakan agenda rutin bulanan yang bertujuan memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus pembinaan karakter warga LDII. Acara berlangsung khidmat dengan menghadirkan sejumlah pemateri.
Dalam paparannya, Atin Supriono menyampaikan pentingnya pendidikan sebagai hak setiap warga negara. Ia menegaskan bahwa setiap orang berhak menempuh pendidikan hingga usia 12 tahun sebagai bekal dasar kehidupan.
“Atin Supriono menjelaskan bahwa orang berilmu akan dijaga oleh ilmunya. Ilmu merupakan warisan para nabi yang harus terus dipelajari dan diamalkan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pengkaderan generasi muda menjadi kunci keberhasilan pembinaan generasi penerus (generus). Menurutnya, terdapat tiga ilmu utama yang harus dipelajari, yakni ilmu agama, ilmu karakter luhur, dan ilmu dunia sebagai penunjang kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, dalam penutupan pengajian, Ustad Iqbal Gunawan Sakti menyampaikan tausiah mengenai keimanan dan kehidupan. Ia menyampaikan bahwa orang kaya maupun orang miskin sama-sama memiliki tantangan dalam hidup.
“Keimanan itulah yang menggerakkan seseorang untuk terus berusaha dan melonggarkan untuk beribadah dan mengikuti kegiatan di masjid,” ujarnya.
Ia juga menekankan agar umat tidak menjadi pribadi yang mudah merasa susah, karena segala sesuatu telah ditetapkan dalam qodar Allah SWT. Menurutnya, keimanan yang kuat akan melahirkan sikap optimis dan semangat dalam menjalani kehidupan.
Pengajian umum ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman agama, memperkuat akhlak, serta membangun karakter warga LDII di wilayah Purwoasri dan sekitarnya.


