HomePengajian LDIIRatusan Khotib LDII Kab. Kediri Ikuti Peningkatan Kualitas

Ratusan Khotib LDII Kab. Kediri Ikuti Peningkatan Kualitas

LDII Kediri, (18/1). Ratusan juru dakwah di bawah naungan DPD LDII Kabupaten Kediri mengikuti agenda intensif “Diklat Dakwah Peningkatan Kualitas Khotib” yang berlangsung selama enam hari, 13–18 Januari 2026. Meski kegiatan pusat bertempat di Jakarta, para mubaligh di Kediri tetap antusias mengikuti jalannya materi melalui skema asrama daring yang tersebar di tujuh titik strategis di wilayah Kabupaten Kediri.

Langkah membagi peserta ke dalam tujuh lokasi ini diambil untuk memastikan efektivitas penyerapan materi sekaligus memudahkan jangkauan para peserta yang berasal dari berbagai kecamatan.

Ketua DPD LDII Kabupaten Kediri, H. Agus Sukisno, menegaskan bahwa pengiriman peserta ke dalam diklat ini merupakan langkah krusial untuk menjaga standardisasi dakwah di wilayah Kediri. Ia berharap para khotib bisa menjadi penyejuk di tengah masyarakat.

“Kami ingin para khotib di Kabupaten Kediri tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban di atas mimbar. Melalui diklat ini, kami menekankan agar materi yang disampaikan benar-benar menyentuh aspek akhlak dan tauhid, sehingga jamaah pulang dari masjid membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Agus Sukisno saat memantau salah satu titik asrama.

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa tantangan dakwah di era sekarang memerlukan kemampuan komunikasi yang baik. “Khotib harus mampu membangun kontak batin. Pesan yang disampaikan harus relevan, kontekstual, dan yang terpenting adalah menyejukkan hati jamaah shalat jumat,” imbuhnya.

Salah satu materi teknis yang diperdalam dalam diklat ini adalah konsistensi LDII dalam mengikuti Madzhab Imam Maliki terkait tata cara khotbah. Dalam madzhab ini, khotbah Jumat wajib disampaikan dalam bahasa Arab sebagai bagian dari syiar dan pelestarian tradisi keilmuan Islam.

Untuk menjembatani pemahaman, Agus Sukisno menjelaskan bahwa warga LDII di tingkat PC maupun PAC sudah diberikan pemahaman materi secara berkala. “Meskipun saat salat Jumat khotbah menggunakan bahasa Arab, warga LDII sudah dibekali isi materinya melalui majelis taklim sebelumnya. Jadi, nilai-nilai ibadahnya tetap tersampaikan secara utuh,” jelasnya.

Melalui diklat yang diselenggarakan oleh PKD dan Majelis Taujih wal Irsyad DPP LDII ini, para khotib diharapkan mampu menyusun narasi yang lebih segar dan sesuai dengan kondisi zaman. Misalnya, persiapan materi khusus bertema Ramadan atau penguatan kerukunan umat beragama.

LDII Kediri
LDII Kediri
LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) adalah organisasi kemasyarakatan yang fokus membangun karakter profesional religius.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments