Sunday, March 15, 2026
spot_img
HomeBerita LDIIJalan Panjang Transportasi Publik Terintegrasi Kediri

Jalan Panjang Transportasi Publik Terintegrasi Kediri

LDII Kediri, (11/5). Sekitar seratus warga dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten dan Kota Kediri berkumpul di salah satu ruang konferensi FaveHotel Kediri, Sabtu (10/5). Mereka mengikuti sosialisasi bertajuk Pentingnya Transportasi Publik Terintegrasi Guna Meningkatkan Efisiensi dan Kenyamanan Mobilitas Masyarakat. Sebuah tema besar, untuk problem yang sudah lama mengendap di tengah kebutuhan mobilitas warga yang makin meningkat.

Tiga narasumber tampil dalam forum itu. dr. H. Agus Sukisno, M.Kes, Ketua DPD LDII Kabupaten Kediri membuka pemaparan dengan menggarisbawahi pentingnya kenyamanan dalam bertransportasi. “Transportasi terintegrasi dapat memberikan rasa aman dan efisiensi waktu bagi masyarakat. Namun tantangannya, wilayah Kabupaten Kediri sangat luas—lebih dari 1.500 kilometer persegi. Butuh biaya besar dan koordinasi lintas sektor,” ujar Agus.

Ketua LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto, S.Sos, menguatkan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah untuk mewujudkan sistem transportasi yang efisien. Ia menilai, keterlibatan masyarakat sipil seperti LDII sangat penting dalam mengawal program tersebut.

Sementara itu, Khusnul Arif, S.Sos, Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur dari Fraksi Nasdem, memberikan gambaran lebih luas tentang kondisi transportasi publik di provinsi tersebut. Menurutnya, sistem transportasi terintegrasi sejauh ini baru berjalan di sebagian wilayah: Gresik, Surabaya, Lamongan, Bangkalan, dan Mojokerto. “Kami sedang mempersiapkan pembukaan koridor 6 dan 7. Harapannya, Kediri bisa segera masuk dalam skema jaringan ini,” ujar Khusnul, yang menangani bidang pembangunan dan infrastruktur.

Diskusi mengalir hingga menyentuh kebijakan masa lalu. Salah satu peserta, Kaderi, warga LDII Kecamatan Plemahan, mengingatkan bahwa wacana integrasi transportasi sebenarnya telah digagas sejak era Bupati Sutrisno. “Tapi sampai sekarang belum terealisasi. Mudah-mudahan dengan forum seperti ini, wacana itu tidak lagi jadi angin lalu,” ujarnya.

Meski masih jauh dari implementasi nyata, forum ini menyiratkan harapan. Bahwa Kediri—dengan segala potensi dan tantangannya—masih punya peluang untuk menata ulang wajah transportasinya. Perlahan tapi pasti.

LDII Kediri
LDII Kediri
LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) adalah organisasi kemasyarakatan yang fokus membangun karakter profesional religius.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments