LDII Kediri, (16/10). Dewan Pengurus Daerah (DPD KNPI Kabupaten Kediri) menggelar kegiatan koordinasi bersama Majelis Pemuda Indonesia (MPI) dan pengurus Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) se-Kabupaten Kediri di Tempat Bercakap Kopi, Ngasem. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan, termasuk LDII, dalam membangun kolaborasi positif di daerah.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Kediri, Moh Gufron, menegaskan pentingnya mempererat kerja sama lintas organisasi kepemudaan seperti LDII, karang taruna, dan komunitas pemuda lainnya agar mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Kami berharap KNPI bisa menjadi wadah kolaborasi yang inklusif, merangkul seluruh elemen pemuda di Kabupaten Kediri, termasuk dari LDII, untuk bersama membangun daerah,” ujar Gufron.
Sementara itu, perwakilan Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kediri, Makrus, mengingatkan pentingnya menjaga semangat dan komitmen pemuda di tengah tantangan zaman.
“Pemuda adalah nafas bangsa. Sejak masa Adipati Yunus di era Nusantara, Sumpah Pemuda 1928, hingga perjuangan tokoh seperti Sukarni pada 1945, pemuda selalu menjadi motor perubahan,” ungkap Makrus.
Ia menambahkan, semangat kepemudaan harus diwujudkan dalam bentuk nyata melalui produktivitas dan inovasi.
“Generasi muda hari ini harus menjadi agen perubahan yang kreatif dan berdaya saing, termasuk bersinergi dengan organisasi seperti LDII dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” imbuhnya.
Kegiatan koordinasi DPD KNPI Kediri ini juga diisi dengan diskusi strategis mengenai peran pemuda dalam bidang sosial, ekonomi, budaya, dan digital.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi KNPI Kediri dan organisasi kepemudaan lain seperti LDII Kabupaten Kediri untuk memperkokoh peran pemuda sebagai motor penggerak pembangunan daerah yang berkarakter dan berdaya saing tinggi.


