Ratusan Pemuda LDII Kediri Ikuti Diklat Kaderisasi
Ratusan pemuda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dari berbagai PC dan PAC di Kabupaten Kediri mengikuti Diklat Kaderisasi Pemuda yang digelar di Aula PAC LDII Desa Bangkok, Kecamatan Gurah. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini bertujuan membekali generasi muda agar siap menjadi penerus estafet kepemimpinan di LDII.
Ketua Pemuda LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno, dalam sambutannya menekankan pentingnya pemuda memahami ilmu agama di tengah berbagai tantangan zaman.
“Pemuda adalah generasi penerus yang kelak menggantikan para senior. Tantangan akhir zaman menuntut mereka memiliki keimanan yang kokoh, tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif. Karena itu, kegiatan ini menjadi penting untuk membekali mereka,” ungkapnya.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda LDII yang unggul secara mental, spiritual, dan sosial, sehingga mampu menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Ketua Panitia, Moch. Huda Mei Setio, menjelaskan bahwa diklat ini mengusung tagline:
“Mewujudkan Generasi LDII Profesional Religius, Berkarakter Luhur Menuju Indonesia Emas 2045.”
Menurutnya, kegiatan ini merupakan wadah pembinaan agar pemuda LDII siap menjadi pemimpin masa depan.
Rangkaian Kegiatan
Hari pertama, peserta mengikuti Forum Group Discussion (FGD), membahas program dan solusi untuk meningkatkan peran pemuda LDII di tingkat PC dan PAC.
Hari kedua diawali dengan jalan santai, dilanjutkan dengan outbond. Melalui permainan dan simulasi, peserta belajar pentingnya kerja sama, komunikasi, dan kekompakan.
“Tujuan utama diklat ini adalah menyiapkan pemuda LDII yang memiliki daya juang tinggi, berkarakter luhur, profesional sesuai bidangnya, sekaligus religius dalam menjalankan ajaran agama. Sehingga estafet kepemimpinan di LDII tidak akan pernah terputus,” tambah Moch. Huda.
Selain itu, peserta juga mendapat pelatihan MC (Master of Ceremony) oleh Moch. Zainul Arifin. Materi ini membekali pemuda dengan keterampilan berbicara di depan umum.
“Seorang MC bukan sekadar pembawa acara, tapi juga wajah dari sebuah kegiatan. Jika MC mampu tampil baik, acara akan berjalan hidup dan sukses. Karena itu, penting bagi pemuda LDII untuk menguasai keterampilan ini,” tutupnya.


