LDII KEDIRI, (29/4). Isu kemiskinan di sektor pangan menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Menko Pangan Zulkifli Hasan baru-baru ini mengungkap data bahwa 30 persen kemiskinan di tanah air bersumber dari sektor ini. Merespons kondisi tersebut, jajaran pengurus pusat LDII melakukan audiensi strategis guna memperkuat kolaborasi dalam mempercepat pengentasan kemiskinan berbasis pangan.
Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, dalam pertemuan tersebut menegaskan komitmen organisasi untuk menyelaraskan “8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa” dengan agenda pemerintah. Salah satu aksi nyatanya adalah transformasi pondok pesantren naungan LDII menjadi pusat kemandirian pangan, seperti penggunaan sorgum sebagai bahan konsumsi alternatif.
Menanggapi langkah pusat, Ketua DPD LDII Kabupaten Kediri, Agus Sukisno, menilai bahwa penguatan ketahanan pangan Kabupaten Kediri adalah kunci utama untuk menurunkan angka kemiskinan di level daerah. Menurutnya, karakteristik Kediri sebagai wilayah agraris harus dimanfaatkan secara lincah dan modern.
“Kami melihat sinergi pusat ini sebagai momentum bagi ketahanan pangan Kabupaten Kediri. Fokus kami sebagai ormas Islam adalah memberikan dukungan nyata berupa edukasi kepada warga agar lebih mandiri secara logistik,” ungkap Agus Sukisno.
Agus menambahkan, dukungan LDII sebagai ormas Islam di Kediri tidak hanya sebatas dakwah, tetapi masuk ke ranah ekonomi produktif. Upaya menekan angka kemiskinan di Kabupaten Kediri dilakukan dengan mengajak warga mengoptimalkan lahan produktif secara efisien, selaras dengan kepengurusan LDII yang kini tampil lebih segar dan adaptif pasca-Munas X 2026.
Semangat kepengurusan baru yang “lincah dan trengginas” ini diharapkan mampu menjawab dinamika geopolitik global yang berdampak pada stabilitas pangan daerah. Melalui silaturahmi yang erat dengan berbagai stakeholder, LDII berkomitmen menjadi motor penggerak bagi keberhasilan ketahanan pangan Kabupaten Kediri.
“Langkah nyata kami adalah menyambung kembali komunikasi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat. Tujuannya satu, memastikan ketahanan pangan Kabupaten Kediri kokoh sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat dan angka kemiskinan bisa kita tekan bersama,” pungkasnya.


