Panitia Siap Sukseskan FAS DPD LDII Kabupaten Kediri

0
103
Denah Festival Anak Shalih DPD LDII Kabupaten Kediri

LDIIKediri.com.  Panitia Festival Anak Shalih terus melakukan evaluasi mulai dari tim perlengkapan, sekertariat hingga konsumsi agar FAS berlangsung dengan lancar di komplek Aula Baitul Ala desa Mojokerep kecamatan Plemahan. Penempatan lokasi lomba menjadi perhatian penting untuk mempermudah peserta maupun pengunjung FAS. Dari ketujuh lomba (Nasehat, Adzan, Tilawah, Tahfidz, Presentasi, Seni Beladiri dan Mewarnai) akan di ikuti puluhan peserta dari perwakilan dari TPQ & Madin se-Kediri Raya masing-masih Koordinator Wilayah (Korwil) LDII se-Kediri Raya dan Ponpes Walibarokah.

Menurut H. Fuguh Widodo , Ketua Pelaksana Fesival Anak Shalih bahwa panitia sudah berkali-kali melakukan musyawarah untuk kesuksesan acara tersebut, direncanakan gladi bersih pada malam 25 desember.

Musyawarah Panitia FAS di Rumah Sabilillah Komplek Aula Baitul Ala PC LDII Plemahan

“Kami telah berkali-kali melakukan musyawarah untuk mensukseskan Festival Anak Shalih, penempatan lokasi lomba menjadi pembahasan cukup lama karena dalam satu waktu berlangsung beberapa kegiatan lomba, suara peserta, panitia bahkan penonton akan saling berpengaruh oleh karena itu agenda pembahasan menjadi sangat menarik. Disatu sisi salah satu lomba harus menggunakan sound system lebih keras namun mempengaruhi lomba yang lain. Demi keamanan kendaraan dan kenyamanan peserta dan pengunjung kami bekerja sama dengan SENKOM Mitra Polri dari kecamatan Purwoasri, Plemahan dan Kunjang untuk membantu kami.” Kata H. Fuguh Widodo di sela-sela musyawarah kepanitiaan.

“Semaksimal mungkin kita deteksi beberapa kendala dengan memaksimalkan peran masing-masing panitia, seperti tiba-tiba PLN mati ini kalau tidak di antisipasi sebelumnya akan mempengaruh kelancaran Festival Anak Shalih.” kata KH. Sunarto selaku Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Kediri.

Peserta yang paling banyak pada Festival Anak Shalih DPD LDII Kabupaten Kediri 2019 ada pada lomba seni beladiri Persinas ASAD sebanyak 72 peserta.

“Bahwa FAS ini adalah hasil seleksi dari tiap-tiap Korwil LDII se-Kediri Raya dan peserta lomba seni beladiri Persinas ASAD ini paling banyak setiap korwil minimal empat anak, karena penilaian lomba antara lain adalah kekompakan dan ketepatan waktu.” Ujar H. Fuguh Widodo.

Penekanan suksesnya generasi penerus pada tri sukses (Alim-Fakih, Akhlakul Karimah dan Mandiri) pada tema FAS, memiliki makna yang sangat dalam karena di era revolusi industri 4.0 perkembangan teknologi akan menjadi kendala generasi penerus tanpa tri sukses.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here