LDII Hadiri JAMARAH Kemenag Kab. Kediri

0
10

LDIIKediri.com (27/09) – DPD LDII Kabupaten Kediri menghadiri undangan dalam rangka JAMARAH (Jagong Masalah Umrah dan Haji) dengan tagline “Membangun Kebersamaan Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Pelayanan Haji dan Umrah” yang diselenggarakan oleh Kemenag Kabupaten Kediri di Hotel Bukit Daun & Resto  dengan pembicara Nurhadi, S.Pd, anggota Komisi VIII DPR RI fraksi Nasdem dan Choiri Dasir, S.Sos., M.M, Direktorat Bina Haji dan Umroh, Kemenag RI pada 25 September 2020.

Menurut Nurhadi, S.Pd, anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Nasdem, Indonesia termasuk rangking tiga dunia untuk umroh, oleh karena itu perlu ditingkatkan kualitasnya. DPR mengantisipasi pandemi covid-19 tahun 2021 belum mereda, maka perlu UU yang mengaturnya. Karena Pembatalan Haji tahun 2020 belum termasuk dalam undang-undang tersebut. Biaya haji tahun 2020 sekitar 36 juta, yang aslinya masih disubsidi negara. Untuk kedepan subsidi negara bisa dikurangi.

“Indonesia termasuk negara dengan ranking tiga dunia untuk umrah, oleh karena itu perlu ditingkatkan kualitasnya, DPR berusaha mengantisipasi pandemic covid-19 tahun 2021 belum mereda maka perlu adanya undang-undang yang mengaturnya,” kata Nurhadi.

Bahkan menurut Choiri, Dasir, Direktorat Bina Haji dan Umrah Kemenag RI walaupun pemberangkatan haji dan umrah ditunda, akan tetapi pembinaan haji dan umrah tetap harus berlanjut dengan memanfaatkan waktu dan teknologi, UU No.8 tahun 2018 terdapat sifat kemandirian haji, selain pembinaan, pelayanan dan ketahanan serta terdapat penekanan syari sehingga memiliki bekal akhlak yang cukup ketika mengerjakan ibadah haji dan umrah.

“Pemberangkatan haji dan umrah tahun ini ditunda karena pandemi covid-19 yang belum reda, akan tetapi pembinaan haji dan umrah harus tetap berlanjut dengan memanfaatkan teknologi,” ujar Choiri Dasir, S.Sos., M.M. Direktorat Bina Haji dan Umroh, Kemenag RI.

Choiri Dasir menjelaskan bahwa secara umum masyarakat merasa puas dengan pelayanan hingga 85 persen, program yang dilaksanakan saat ini adalah melaksanakan manasik sepanjang tahun, pembinaan secara online, dakwah Haji dan Umroh.

Pandemi covid-19 tidak bisa di prediksi berakhirnya sehingga sekitar 196 ribu jamaah haji tertunda melaksanakan rukun islam tahun 2020, termasuk di dalamnya adalah warga LDII Kabupaten Kediri sebanyak 30 jamaah. H. Anang Yusuf, S.TP., M.Kes., sekertaris DPD LDII Kabupaten Kediri, juga menekankan tetap harus menjaga kesehatan.

“Pandemi ini memang tidak bisa kita prediksi sehingga banyak jamaah yang harus mengurungkan niatnya melaksanakan ibadah haji, namun tetap menjaga kesehatan agar tahun depan diharapkan berangkat dalam keadaan sehat,” ujar Anang Yusuf, sekertaris DPD LDII Kabupaten Kediri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here