Dinkes Prov. Jatim Cek Kesiagaan Ponpes Nurul Hakim Hadapi Covid-19

0
7

LDIIKediri.com (17/09) – Penyebaran Covid-19 yang belum dapat dipastikan menurunnya menuntut warga masyarakat agar tertib mematuhi protokol kesehatan. Cuci tangan, menghindari kerumunan massa, memakai masker adalah standar protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan akhir-akhir ini yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan diberi sangsi sosial seperti menyapu, menghapal Pancasila dan berbagai macam sangsi sosial agar masyarakat sadar untuk mematuhi protokol kesehatan.

Pada Kamis, 17 September 2020 Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan kerja di Ponpes Nurul Hakim Plemahan – Kediri dalam rangka memastikan kesiagaan pesantren tangguh pertama di Kabupaten Kediri. Sebagaimana diberikatan sebelumnya Ponpes Nurul Hakim Kabupaten Kediri adalah pesantren tangguh pertama yang di launching oleh Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono, S.I.K.

Kesiagaan Ponpes Nurul Hakim dalam mengantisipasi covid-19 diharapkan menjadi contoh standar pesantren-pesantren lainnya. Kunjungan Dinas Kesehatan Provinsi Jatim meliputi Poskestren, ruang isolasi, kelas, kamar santri, kamar mandi dan dapur santri.

Dinas Kesehatan Provinsi Jatim di wakili oleh dr Dewi Retno P, Kepala Puskesmas Plemahan, Sasongko, S.Kep.Ners., Ana Farhiyati, Amd.Keb ( Promkes Puskesmas), Yanti Purwanti, Amd. Keb (Bidan desa Ngino), Muhimatul Ummah, Skm (Promkes Puskesmas Plemahan), Farid S.KM, staf Promkes Dinkes propinsi Jawa Timur, Dining, S.KM, staf Promkes Dinkes propvinsi Jawa Timur, Hindun staf Promkes Dinkes Propinsi Jawa Timur, Sriati,S.KM, staf promkes Dinkes Kab. Kediri, Bety Sunarisasi,S.KM.,M.Kes staf promkes Dinkes Kab Kediri merasa sangat terbantu dengan kesiagaan pesantren-pesantren di seluruh Jawa Timur dan diharapkan santri dan warga pesantren dapat membiasakan dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Menurut Agus Sukisno, Ketua DPD LDII Kabupaten Kediri, DPD LDII Kab. Kediri terus melakukan monitor dan penyuluhan melalui jejaring media terhadap warga LDII di Kabupaten Kediri. Setiap masjid harus menyediakan tempat cuci tangan/handsanitizer, jaga jarak dengan berbagai kegiatan, selain itu jamu dan rempah-rempah yang membantu imunitas tubuh dihimbau untuk di konsumsi, sebab salah satu cara untuk menghadapi covid-19 menjaga daya tahan tubuh tetap fit.

“Kami selaku ketua DPD LDII Kabupaten Kediri telah menghimbau kepada warga LDII agar mematuhi protokol kesehatan, dan kami juga menghimbau agar mengkonsumsi vitamin maupun jamu yang mampu meningkatkan imunitas tubuh,” kata Agus Sukisno, Ketua DPD LDII Kabupaten Kediri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here