Chriswanto Santoso : Pilih Ketua yang Smart Short Cut

0
20

Chriswanto Santoso : Pilih Ketua yang Smart Short Cut

LDIIKediri.com, (29/08) – Muswil IX DPW LDII Provinsi Jatim ini adalah momen 10 (sepuluh) hari setelah Criswanto Santoso menjabat Ketua Umum DPP LDII. Dalam pidatonya Chriswanto meyakinkan kalau kehadiran para peserta pada Muswil IX memiliki peran penting dan bermakna strategis. “Meskipun kehadiran sebagian besar saudara-saudara dalam Musyawarah Wilayah IX ini adalah secara virtual, tetapi kehadiran tersebut bermakna strategis karena akan menentukan kader-kader terbaik mana yang akan terpilih untuk duduk dalam jajaran pimpinan LDII Jawa Timur ke depan dan menentukan langkah langkah strategis LDII ke depan sebagai kontribusi LDII untuk bangsa,” kata Chriswanto dalam sambutannya.

Para peserta inilah yang terlibat secara langsung dalam keputusan organisasi dan dipersilahkan untuk mengajukan aspirasi warga LDII yang terkait dengan calon pemimpin LDII Jatim selanjutnya agar di putuskan secara demokratis.

Keberadaan ketua LDII sangat penting apalagi dengan terjadinya Pandemi Covid-19 ini, sebagaimana pidato Presiden RI saat Sidang Tahunan MPR RI bahwa yang terkonfirmasi Covid-19 tedapat 32.113, Aktif 4.583, sembuh 25.228 dan meninggal dunia 2.302 jiwa. Sehingga menimbulkan persoalan ekonomi bahkan bisa berubah menjadi krisis ekonomi dan persoalan multi-dimensi. Persoalan bangsa tersebut mau tidak mau menjadi tantangan LDII sebagai bagian dari anak bangsa.

“Selama ini kita mengupayakan agar organisasi ini berpartisipasi aktif dalam pembangunan di Indonesia, bukan pada bidang keagamaan dan dakwah saja yang menjadi ruang lingkupnya (core competence-nya), tetapi juga merambah ke tujuh klaster lainnya yaitu kebangsaan, ekonomi, pendidikan, teknologi digital, kesehatan, energi, dan pangan,” ungkap Chriswanto Santoso, Pj. Ketua Umum DPP LDII.

Menurut Criswanto Santoso, dibutuhkan cara kerja yang cepat, cerdik, dan tepat untuk mewujudkan Tag Line LDII untuk Bangsa dan telah diterjemahkan oleh LDII Jawa Timur melalui tema Muswil IX, yaitu “Membangun Jatim Cerdas, Sehat dan Harmoni, melalui Peningkatan Suberdaya Manusia Profesional Religius”.

Untuk itu, diperlukan SDM yang khusus, SDM profesional religius dan langkah-langkah khusus, dimana kita harus menggeser channel cara kerja, dari cara normal menjadi ekstra normal (atau bahkan super ekstra normal), harus bisa melakukan Smart Short Cut, harus berorientasi hasil bukan hanya prosedur, dan harus bisa melakukan lompatan-lompatan dalam kinerja.

“Muswil ini untuk memilih jajaran pimpinan yang mampu mengelola perubahan organisasi sehingga LDII dapat menjadi organisasi kemasyarakatan yang lebih agile, lebih lincah, lebih trengginas, lebih cepat dalam mengambil dan mengeksekusi keputusan dan kontribusi LDII akan terus berlanjut, meskipun berada di era pandemi Covid-19,” pesan Chriswanto Santoso.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here