LDII Kediri, (18/02). Kegiatan rukyatul hilal untuk penentuan awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dilaksanakan di MAN 3 Kediri, Kabupaten Kediri. Agenda tersebut melibatkan unsur pemerintah, lembaga keagamaan, serta organisasi kemasyarakatan Islam di wilayah Kediri.
Sejumlah pihak yang hadir antara lain perwakilan dari Kementerian Agama, Pengadilan Agama Kabupaten Kediri, Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Kediri, Lajnah Falakiyah PCNU Kabupaten/Kota Kediri, Nahdlatul Ulama Kabupaten/Kota Kediri, Muhammadiyah Kabupaten Kediri, LDII Kabupaten Kediri, serta Badan Hisab Rukyat Kabupaten Kediri.
Rukyatul hilal dilaksanakan sebagai bagian dari proses penetapan awal bulan Hijriah. Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kontekstual bagi siswa MAN 3 Kediri. Para peserta didik memperoleh kesempatan untuk memahami konsep astronomi Islam, metode hisab dan rukyat, serta faktor-faktor teknis yang memengaruhi pengamatan hilal.
Dalam kegiatan tersebut, siswa terlibat langsung dalam proses observasi menggunakan alat bantu optik. Mereka juga mendapatkan penjelasan mengenai pengaruh kondisi cuaca, posisi hilal, dan perhitungan astronomis yang mendukung hasil rukyat.
Kegiatan ini turut menjadi sarana memperkuat sinergi dan kebersamaan antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan organisasi masyarakat. Kolaborasi lintas instansi tersebut diharapkan dapat mendukung pelayanan keagamaan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Menurut Agus Sukisno, Ketua DPD LDII Kabupaten Kediri, kegiatan rukyatul hilal diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, baik sebagai upaya pengembangan ilmu falak di kalangan generasi muda maupun sebagai bentuk kontribusi dalam bidang keagamaan menjelang Ramadan maupun hari besar islam lainnya.


