LDII Kediri, (17/12). Hajat besar DPD LDII Kota Kediri dalam rangka evaluasi, konsolidasi, dan pemilihan kepengurusan serta program kerja, sukses di gelar pada Rabu (17/12) di Ponpes Wali Barokah, Kota Kediri, dengan kehadiran Vinanda Prameswati, Wali Kota Kediri.
Dalam sambutannya, Vinanda mengatakan LDII Kota Kediri konsisten dalam pembinaan generasi muda, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta kontribusi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Urban Farming yang melibatkan santri muda LDII. Menurutnya, program tersebut menunjukkan keberhasilan LDII dalam menanamkan semangat kemandirian dan inovasi kepada generasi muda, terutama di sektor pertanian yang kini berkembang menjadi bidang modern dan produktif.
“LDII mampu membuktikan bahwa pertanian bisa menjadi bidang yang menarik dan relevan bagi anak muda. Ini merupakan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan generasi,” ujar Vinanda.
Wali Kota Kediri menegaskan bahwa tema Musda VII yang menitikberatkan pada penguatan sumber daya manusia profesional dan religius sangat relevan dengan tantangan pembangunan saat ini. Ia menyebut, pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan manusia yang unggul secara kompetensi, matang secara karakter, dan kuat secara spiritual sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto, menyampaikan bahwa Musda VII merupakan forum tertinggi organisasi yang digelar setiap lima tahun sekali untuk mengevaluasi program kerja periode 2020–2025, menyusun program kerja 2025–2030, serta memilih kepengurusan baru.
Agung menegaskan komitmen LDII untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Kediri melalui delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa, meliputi kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan, ketahanan pangan dan lingkungan hidup, teknologi informasi, serta energi baru terbarukan.
“Pembinaan SDM menjadi fokus utama kami, dengan target membentuk generasi yang berakhlakul karimah, berilmu, dan mandiri. Ini sejalan dengan visi Kota Kediri Mapan dan arah pembangunan nasional,” ujarnya. Ia juga menegaskan kesiapan LDII untuk mendukung program pemerintah daerah, termasuk penanganan isu strategis seperti kemiskinan, stunting, dan penguatan ketahanan sosial. Melalui Musda VII ini, LDII berharap dapat merumuskan program kerja yang adaptif dan berorientasi pada kemajuan daerah.


